Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Koperasi Simpan Pinjam: Fungsi, dan Contohnya

Koperasi simpan pinjam merupakan salah satu bentuk usaha koperasi yang didirikan oleh perorangan, maupun berbadan hukum. Koperasi simpan pinjam selama ini dianggap sebagai bentuk dari ekonomi kerakyatan di Indonesia. Apa yang dimaksud dengan koperasi simpan pinjam?

Koperasi Simpan Pinjam

koperasi-simpan-pinjam-indonesia-logo

Koperasi simpan pinjam adalah lembaga keuangan bukan bank dengan kegiatan usaha menerima simpanan dan memberikan pinjaman uang kepada para anggotanya, dan masyarakat sekitar.

Pengertian koperasi simpan pinjam dan contoh koperasi simpan pinjam sudah diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Lembaga Keuangan Mikro.

Menyebutkan bahwa, koperasi simpan pinjam juga harus tunduk dan patuh terhadap aturan UU yakni Undang-Undang Nomor 17 tahun 2012 tentang Perkoperasian yang merupakan pengganti dari UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

Koperasi simpan pinjam adalah lembaga keuangan mikro yang memberikan pinjaman modal kepada para anggota pendirinya. Koperasi simpan pinjam juga seringkali disebut dengan KSP dan Kospin Jasa.

Dalam menjalankan usahanya, koperasi simpan pinjam ini mengelola modal yang berasal dari simpanan pokok para anggota koperasi, simpanan wajib, dan simpanan sukarela.

Selain itu, koperasi simpan pinjam juga mendapatkan modal dari skema dana cadangan Sisa Hasil Usaha (SHU), modal pinjaman dari para pengurus koperasi, dan juga hibah.

Fungsi Koperasi Simpan Pinjam

Berbeda dengan lembaga keuangan yang lainnya, seperti perbankan atau leasing, prosedur pencairan dana pinjaman dari koperasi simpan pinjam lebih mudah dan cepat.

Dalam hal menyimpan uang, koperasi simpan pinjam juga seringkali memberikan penawaran bunga yang lebih tinggi dari bunga pinjaman di perbankan. Saat ini, banyak koperasi simpan pinjam yang juga menawarkan produk dengan cara akad syariah.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga sudah merilis daftar koperasi simpan pinjam legal yang menyediakan pinjaman online melalui aplikasi.

Dalam aturan OJK, koperasi simpan pinjam hanya boleh melayani kredit atau pinjaman untuk para anggotanya sendiri alias tidak diperkenankan untuk memberikan pinjaman ke orang lain selain anggota koperasi.

Berikut ini merupakan fungsi koperasi simpan pinjam:
  • Mengumpulkan dana dari anggota koperasi.
  • Menyalurkan dana yang di simpan atau memberikan pinjaman ke anggota.
  • Memberikan pendapatan atau penghasilan untuk para anggotanya dari kegiatan usaha yang dijalankan koperasi.
  • Mengelola dana yang disimpan dan menyalurkannya ke anggota koperasi.

Menyimpan uang atau mengajukan pinjaman dana di koperasi simpan pinjam relatif lebih mudah. Untuk syaratnya, tentu harus menjadi anggota koperasi terlebih dahulu.

Beberapa persyaratan umum untuk menjadi anggota koperasi simpan pinjam, yaitu fotocopy KTP, fotocopy KK, slip gaji, foto copy pembayaran PBB, dan fotocopy rekening listrik.

Contoh Koperasi Simpan Pinjam

Berikut ini merupakan contoh koperasi simpan pinjam yang ada di sekitar masyarakat:
  • Koperasi Unit Desa (KUD)
  • Koperasi Unit Desa biasanya berada di pedesaan dan menganut nilai kebersamaan. Tujuan koperasi unit Desa adalah memenuhi keperluan para anggotanya dalam hal peralatan dan bahan pertanian, serta melayani simpan pinjam kepada para anggota koperasi.
  • Koperasi Serba Usaha (KSU)
  • Koperasi serba usaha biasanya berada di pedesaan dan juga perkotaan. Tujuan koperasi serba usaha adalah membantu para anggotanya dalam permodalan untuk mengembangkan usaha.
  • Koperasi serba usaha juga melayani simpanan dan pinjaman lunak bagi para anggotanya. Selain itu, koperasi serba usaha juga membantu para anggotanya untuk membeli kebutuhan mereka secara kredit, misalnya saja kredit kendaraan bermotor.
  • Koperasi Pasar
  • Koperasi pasar biasanya berada di pasar, yang dimana para anggotanya terdiri dari para pedagang, kuli panggul, dan sebagainya. Tujuan koperasi pasar adalah membantu para anggotanya dalam hal menyimpan hasil udaha dan meminjamkan modal serta menyediakan berbagai keperluan usaha bagi para anggota.

Q&A Koperasi Simpan Pinjam

Berikut ini merupakan pertanyaan yang sering diajukan oleh banyak orang tentang koperasi simpan pinjam:

Apa itu koperasi simpan pinjam dan tujuannya?

Koperasi simpan pinjam adalah lembaga keuangan selain bank dengan kegiatan usaha melayani penyimpanan uang dan memberikan pinjaman dana kepada para anggotanya. Bunga yang diberikan oleh koperasi simpan pinjam cenderung rendah.

Apa yang dimaksud dengan koperasi simpan pinjam?

koperasi simpan pinjam adalah lembaga keuangan selain bank yang memiliki kegiatan usaha menerima simpanan dari anggotanya dan memberikan pinjaman uang kepada para anggota khususnya serta masyarakat pada umumnya dengan bunga rendah.

Bagaimana cara meminjam uang di koperasi?

Berikut merupakan langkah-langkah cara meminjam uang di koperasi simpan pinjam:
  1. Menyerahkan semua persyaratan yang telah disiapkan sebelumnya, seperti KTP, KK, dan sebagainya.
  2. Menyerahkan proposal pengajuan pinjaman uang (berisi tujuan penggunaan dana) yang telah di buat sebelumnya.
  3. Jika kamu ingin mengajukan pinjaman bisnis, maka kamu harus datang langsung ke kantor koperasi yang bersangkutan.
  4. Proposal pengajuan pinjaman uang yang sudah kamu buat akan diperiksa oleh pengurus koperasi. Mereka akan melihat dan mempertimbangkan isi proposal kamu apakah sesuai dengan prosedur pinjaman yang telah ditentukan.
  5. Jika proposal pengajuan pinjaman uang kamu di koperasi simpan pinjam telah disetujui, maka pencairan pinjaman dan lama pengembaliannya akan disesuaikan berdasarkan kesepakatan yang telah dituangkan saat melakukan akad pinjaman koperasi.
  6. Menyetujui kontrak tentang bagi hasil dan membayar cicilan pinjaman setiap bulan.

Apa saja yang termasuk koperasi simpan pinjam di Indonesia?

Seperti yang telah ngademin sampaikan diatas, beberapa contoh koperasi simpan pinjam atau KSP yang banyak ditemui di tengah lingkungan masyarakat, yaitu Koperasi Simpan Pinjam Unit Desa (KUD), Koperasi Serba Usaha, Kospin Jasa, Koperasi Pasar (KPS), dan Koperasi Kredit (KKD).

Apakah bisa pinjam uang di koperasi tanpa jaminan?

Karena tujuan koperasi adalah memberikan kesejahteraan kepada para anggotanya, maka koperasi juga menawarkan pinjaman tanpa jaminan seperti halnya produk perbankan. Biasanya koperasi yang memberikan pinjaman ini adalah jenis koperasi simpan pinjam.